Dalam suatu kehidupan,kita tidak terlepas dari suatu resiko dimana dapat terjadi sewaktu-waktu dan kita tidak dapat memperkirakan sebelumnya kapan dan bagaiman hal atau resiko tersebut dapat terjadi seperti resiko kematian atau kesehatan. Sedangkan kita masih harus memenuhi tanggung jawab kita dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dan menjadi tumpuan dalam keluarga sedangkan tidak ada biaya atau simpanan yang baik sehingga akan mememiliki dampak yang buruk terhadap kehidupan keluarga seperti anak, atau sanak keluarga karena nilai ekonomi seseorang terhadap keluarga sama dengan kapasitas penghasilannya. Jika nilai ekonomi seorang kepala keluarga hilang atau berkurang,maka sanak keluarganya yang berkepentingan langsung menderita kerugian.
Oleh karena itu kita harus memilki perencanaan yang tepat agar resiko tersebut dapat kita atasi sejak dini salah satunya dengan mengambil keputusan dalam manajemen resiko yaitu asuransi dalam hal ini. Karena adanya ketidakpastian dalam setiap hidup seperti kapan akan meninggal ataupun sampai umur beberapa seseorang dapat bertahan untuk mencari nafkah oleh karenanya banyak perusahaan asuransi yang mewarkan proteksi atau perlindungan terhadap pendapatan,tanggungan ataupun kehidupan seseorang, pada intinya dasar dari perusahaan jiwa ini adalah sekelompok orang yang menyadari bahwa setiap orang pasti akan meninggal dunia etapi tidak tahu secara pasti kapan kematian akan terjadi.oleh karna itu diperlukan jaminan keuangan dalam jangka waktu tertentu, selama yang ditinggalkan belum dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru.
Dalam buku Financial Planning Standards Boards didefinisikan bahwa Asuransi Jiwa pada hakekatnya adalah suatu pelimpahan resiko (Risk Shifting) atas kerugian keuangan oleh tertanggung kepada penanggung(ketentuan ini berlaku untuk non-syariah). Resiko yang dilimpahkan kepada penanggung bukanlah resiko hilangnya jiwa seseorang tetapi karena kerugian keuangan sebagai akibat hilangnya jiwa atau karena mencapai umurtua sehingga tidak prduktif lagi manusi mempunyai ukuran nilai-nilai diantaranya nilai social dan agama.
Sehingga dalam perusahaan asuransi berusaha untuk mengalihkan ketidakpastian dari perseorangan kedalam kelompok besar orang. Disini risiko perseorangan akan dibagi rata banyak orang.Dari perseorangan didalam kelompok,terkumpul iuran yang membentuk dana. Dari dana tersebut diberikan jaminan keuangan kepada yang berkepentingan.Meskipun saat kematian seseorang tidak pasti tapi jumlah seseorang yang akan meninggal dalam kelompok yang dimaksud didalam suatu periode tertentu dapat diperkirakan berdasarkan data dan pengalaman sebelumya.
Untuk menanggulangi resiko yang dimaksud di zaman modern ditempuh cara dengan mengalihkan atau melimpahkan resiko tersebut kepada pihak lain dalam hal ini, kepada perusahaan asuransi jiwa. Pelimpahan resiko yang dimaksud secara popular disebut membeli polis asuransi. Sebelum pelimpahan resiko dapat diterima . Sebagai imbalan atas diterimanaya resiko, pihak yang melimpahkan resiko (pembeli polis) berkewajiban membayar sejumlah uang ,baik secara sekaligus maupun berkala yang disebut premi.
Dalam hal ini disebutkan juga peranan asuransi jiwa dalam kehidupan seseorang yaitu:
Memastikan masa depan
kemungkinan-kemungkinan yang mungkin terjadi atas hidup manusia tidak seorangpun yang tahu meskipun atas dirinya. Dengan demikian, tepat bila dikatakan bahwa masa depan seseorang tidaklah pasti. Salah satu yang menyebabkan ketidakpastian masa depan seseorangialah berkurang atau lenyap sama sekali nilai ekonomi hidupnya. Untuk melindungi atau minimal mengurangi akibat tersebut, cara yang dapat dilakukan adalah menyimpan sebagai kecil dari penghasilannya secara teratr sebagai tabungan
Menanggulangi risiko hidup dan kebutuhan
Sebagian masyarakat membeli barang hanya mengikuti keinginan saja dan tidak didasrkan kepada kebutuhan yang penting . Banyak orang membeli sesuatu bukan karena alas an kebutuhan, melainkan semata-mata karena keinginan untuk memeliki barang itu saja.
Sedangkan jenis-jenis asuransinya yaitu:
Asuransi jiwa berjangka:
1.asuransi berjangka tetap:tertanggung membayar sejumlah premi tahunan dan jika tertanggung meninggal dunia maka para tanggungannya mendapat manfaat
2.Asuransi berjangka menurun:polis dibayar secara menurun selama polis berlaku
3.Asuransi berjangka meningkat:meningkatkankan nilai pertanggungan seiring dengan berjalannya waktu.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk menjaga keuangan atau simpanan yang kita miliki dapat dilakukan dengan melakukan perlidungan melalui asuransi karena banyak manfaat yang kita dapat serta adanya beberapa pilihan sehingga seseorang dapat memilih protesi jenis apa yang sesuai dengan keinginan seorang individu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar